BukaTokoYuk bukan alat tanpa wajah. Ini lahir dari pengalaman pribadi saya: bingung, lelah, dan tetap harus bertahan di ekonomi yang keras.
Memulai bisnis yang legal di Indonesia itu membingungkan. NIB, OSS, PIRT, halal, pajak, struktur badan usaha. Semua terasa seperti labirin. Sementara itu, ekonomi menuntut Anda menghasilkan uang sekarang. Bukan bulan depan. Bukan setelah semua dokumen rapi.
Saya merasakannya sendiri. Capek mencari jawaban di mana-mana. Capek membayar konsultan yang tidak semua orang sanggup. Capek melihat ide bagus mati karena orang baik tidak tahu langkah pertama. Frustrasi itu menumpuk sampai saya bilang: cukup. Saya harus bergerak maju.
Itulah mengapa saya membangun BukaTokoYuk. Indonesia punya sekitar 66 juta UMKM. Setiap tahun, sekitar 3 juta lagi bergabung. Mereka bukan angka statistik bagi saya. Mereka orang yang sama seperti saya dulu: punya ide, punya keberanian, tapi kehilangan arah.
BukaTokoYuk tidak menggantikan kerja keras Anda di lapangan. Kami satukan business plan, roadmap milestone, content studio, image studio, dan growth tracker dalam satu workspace supaya Anda punya landasan yang bisa dijalankan dari hari pertama. Setiap fitur dirancang untuk konteks Indonesia: NIB, OSS, PIRT, halal, pasar lokal, dan UMKM yang bergerak cepat dengan modal terbatas.